Siapapun orang tua akan lawan kalau anaknya terusih, Karena buat mereka, anak adalah harta yang paling berharga, yang akan mewariskan kebahagian kekal dan yang menjadi pendoa saat orang tua sudah tidak berada di dunia lagi.
Orang tua adalah orang pertam yang akan maju kalau ada orang yang berani mengusik kehidupan anak kita.
Karena orang tua selalu mendidik anak kalau salah minta maaf dan biasakan mengucapkan terima kasih jika seseorang membantu.
Didikan utama buat anak kita adalah pendidikan MORAL yang menjadi modal kehidupan anak saat dewasa nanti.
Dan kemarin sore, tepatnyalokasi berada di Pecel Lele Bokher Pinang Ranti, samping Pom Bensin, pukul 19.30 an.
Ada dua orang anak muda. Awalnay saya lirik memberi tanda supaay ngerokoknya gak ke depan anak saya tapi gak dihiraukan malah menghisap rokok dan menyembur ke arah anak saya! alhasil suami saya menegur supaya tidak merokok di depan anak saya, bukannya "ngeh" sama omongan suami saya, malah marah-marah maki-maki supaya tidak makan di tempat itu karena tergangu asap rokok mereka.
Jelas kejadian tersebut membuat anak say bertanya, Bunda itu kok ngerokok sih di depan kita?
Saya dengan nada tinggi hanya bilang "tolong lihat anak kecil, kalau mau ngerokok lihat sekitar" mereka berdalih di dua bangku belakang jugaada yang rokok kenapa loe gak ngomong?. itu ibu-ibu ngerokok gak madep anak gua, coba kalo lo berai lu sembur asep rokok ke depan anak yang di sebelah sana (sambil nunjuk ke arah bapak-bapak sekeluarga yang bawa anak)
Banyak orang yang misahkan kami, tapi buat saya orang-orang seperti mereka perlu dikash teguran, kalo verbal tidak didengar mungkin perlu sanksi sosial dengan cara saya nada tinggi, supaya orang lihat bagaimana mereka bersikap.
Kemudian mereka berteriak berdalih ini tempat umu siapa saja boleh merokok! (saya berpikir ini orang TOLOL apa BEGO?) Kemudian saya bilang Lu udah tahu ini tempat umum Jelas dilarang MEROKOK karena ada undang-undangnya! mereka jawab Bapak gue aja gak pernah ngelarang gue ngerokok siapa elu?. saya balikin, Luorang gak pernah punya anak kan?. lu ngerokok nyembur ke anak gue?. Lu mikir don???
Saya sangat emosi saat itu saya mita supaya di bawah ke polsek terdekat saja, karena menurut penjaga parkir, polsek TKP adalah di Piang Ranti, dan saya minta supaya kita ke kepolisiansaja, kalau dibilangin gak bisa. ambl.
Teriak-teriak mereka berdua langsun cabut dan teriak kalau mau ketemu mereka anak Condet.
Dari kejadian tersebut, menjadi pelajaran bagi Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang saat itu merokok, langsung mematikan rokoknya.
Saya bingung dengan anak zaman sekarang kurang PENDIDIKAN MORAL? atau kurang PEKA? atau apa sih? kok ya bisa-bisanya ngerokok nyembur ke depan anak-anak?. atau mereka diajarin orang tuanya buat ngerokok bareng sedari kecil?
Buat kalian semua yang baca postingan ini:
1. Didiklah anak-anak sewajarnya anak-anak, didiklah mereka dengan kasih sayang. Kelak mereka besar mereka akan peka dengan lingkungan sekitar mereka.
2. Jika kalian para perokok, jangan sekali-kali merokok di depan anak-anak, selain bahaya yang ditimbulkan dari asap rokok, juga kalian mengajaran anak sedari kecil untuk merokok. jaga masa depan anak-anak tanpa merokok supaya usia mereka panjang dan menjadi penerus bangsa yang baik.
3. buat para penegak hukum tolong berikan efek jera buat orang-orang yang merokok sembarangan.
sumber:http://www.facebook.com/miiardersukses/pot/1157818034326123?comment_id=1158002270974366&reply_comment_1158007414307158¬if_t=feed_comment_reply¬if_id=1483684742401452
